Deskripsi :
Penulis : DR. A’idh Al-Qarni, MA, DR. Muhammad bin Abdurrahman Al-Uraifi, Syaikh Muhammad bin Husain Ya`qub
Ukuran : 15 x 23 cm
Tebal : 144 hal
ISBN : 979-3653-01-9
Kematian, sesuatu yang selalu menjadi kata kunci, baik kata kunci yang mewakili akhir episode kehidupan manusia di dunia, maupun kata kunci berbagai nasehat yang menghunjam dalam hati.
Itulah sebab, leluhur umat Islam yang shalih menjadikan “mengingat kematian†sebagai salah satu obat penyakit hati yang paling mujarab.
Pun, kematian adalah sesuatu yang pasti. Ia tidak meleset meski hanya sedetik. Namun demikian, tidak ada seorang pun tahu kapan ia datang. Kematian seringkali menyergap tanpa pernah bisa diduga sebelumnya, kita mesti selalu siap, dan tentunya Husnul Khotimah menjadi pilihan.
Buku ini adalah kompilasi dari tiga tulisan ulama-ulama terkemuka dari dataran Najd (Arab Saudi). Di dalamnya, sarat dengan tadzkirah untuk mengingat kematian. Kita memang perlu nasehat, karena hiruk-pikuk dunia kadang melalaikan. Bukankah, sudah menjadi sunnatullah bagi setiap orang; Iman itu pasang surut? Kadang bertambah dan kadang berkurang? Karenanya kita perlu pupuk penyubur, terutama ketika kondisi keimanan kita dalam keadaan kritis.
Ditulis oleh para pakar spiritualis dan psikologi Islam, buku ini memiliki banyak kelebihan. Tidak sekadar setumpuk teori kaku, tapi lebih merupakan sebentuk nasehat dengan gaya bertutur, reflektif, penuh bahan renungan yang keluar dari bahasa hati, dikokohkan dengan ibrah dari kisah-kisah pilihan.
Karenanya buku ini tidak hanya enak dibaca, kita juga akan dibawa hanyut oleh perjalanan hati para penulis.
Wahai orang tua yang telah bongkok punggungnya
dan dekat ajalnya, Apakah engkau telah bersiap-siap menghadapi malam pertama?
Wahai pemuda gagah yang bergelimang harta dan sejuta asa, Apakah engkau sudah
bersiap-siap menghadapi malam pertama? Ia adalah malam pertama dengan dua
wajah; Mungkin menjadi malam pertama bagi malam-malam surga berikutya, Atau
menjadi malam pertama bagi malam-malam neraka berikutnya. Dr. Aidh Al-Qarni,
M.A
Kematian itu pasti. Ia tidak meleset meski hanya
sedetik. Namun demikian, tak seorang pun tahu kapan hari H nya. Ia bisa datang
menyergap dengan tibatiba. Ia misteri. Karenanya, setiap orang semestinya
selalu siap. Dan tentu, husnul khatimah harus menjadi pilihan. Untuk mencapai
itu, harus degan jalan syariat; dengan menjalankan segala perintah dan menjauhi
segala larangan Allah Ta’ala. Tanpanya, husnul khatimah itu nihil. Bukankah,
perahu tak akan berjalan di daratan
Buku yang hadir di hadapan pembaca ini adalah
kompilasi dari tulisan ulama-ulama terkemuka dari Nejed. Di dalamnya, sarat
dengan tadzkirah untuk mengingat kematian. Kita memang perlu nasehat, karena
hiruk-pikuk dunia kadang melalaikan. Bukankah sudah menjadi sunnatullah bagi
setiap orang bahwa iman itu pasang dan surut… kadang bertambah dan kadang
berkurang? Karenanya kita perlu pupukan, terutama ketika kondisi keimanan kita
mengalami saat-saat kritis.
Kelebihan buku ini, para penulis tidak sekadar
menuliskan sebuah teori-teori definitif, tapi sebentuk nasehat naratif dengan
gaya bertutur, reflektif, penuh bahan renungan yang keluar dari bahasa hati,
dikokohkan dengan ibrah dan kisah-kisah pilihan. Karenanya, buku ini tidak
hanya enak dibaca, tetapi juga akan membawa kita hanyut dalam perjalanan
hati para penulis.
Wahai orang tua yang telah bongkok
punggungnya dan dekat ajalnya,
Apakah engkau telah bersiap-siap menghadapi
malam pertama?
Wahai pemuda gagah yang bergelimang harta dan
sejuta asa,
Apakah engkau sudah bersiap-siap menghadapi
malam pertama?
Ia adalah malam pertama dengan dua wajah;
Mungkin menjadi malam pertama bagi
malam-malam surga berikutya,
Atau menjadi malam pertama bagi malam-malam
neraka berikutnya.
(DR. Aidh Al-Qarny)
DAFTAR ISI
Isi Buku
Pengantar
PARIT
KEMATIAN
Sketsa Akhir kehidupan orang shalih
Rasulullah
SAW
Umar
Bin Khatab
Abdullah
Bin Khudzafah
Amir
Bin Abdullah Bin Zubair
Khubaib
Bin 'Ady
Sa'ad
bin Abi Waqqash
Harun
Al-Rasyid
Abdullah
Bin Marwan
Kisah
Ibrahim dan Ibunya
Golongan hitam dan kematian
MALAM
PERTAMA DI ALAM KUBUR
TRAGEDI
ALAM KUBUR
Apakah kita beriman kepada hari akhir?
Terapi kerasnya hati
Ziarahi kubur!
Berbincang dengan kubur
Aqidah ahlussunnah wal jama'ah dalam hal
adzab kubur
Orang
mati dapat mendengar?
Nikmat
dan adzab Kubur
Hikmah
keghaiban alam kubur
Takut adzab kubur
Dahsyatnya kubur
Agar selamat dari azab kubur
Tanya jawab seputar adzab kubur
Apakah
nafs (jiwa) sama dengan ruh, atau keduanya berbeda?
Apakah
ruh akan mati?
Apakah
adzab kubur bersifat tetap atau sementara?
Pasca
kematian hingga sebelum datangnya kiamat, di mana ruh berada?
Apakah
mayit tahu kalau ia diziarahi orang yang masih hidup dan mengerti salam yang diucapkan kepadanya?
Apakah pertanyaan dikubur hanya khusus bagi umat ini atau tidak?
Siapa
yang bisa terbebas dari pertanyaan
kubur?
Seruan
sebelum Ajal Datang